Kasus ISPA Menurun Di Masa Pandemi
Related Articles
- PLH Bupati OKU H. Teddy Meilwansyah Menerima Silaturahmi Bupati Way Kanan Terkait Usulan Pembangunan Exit Tol
- Penjabat (PJ) Bupati OKU H. Teddy Meilwansyah dan Ketua Dekranasda OKU Hj. Zwesti Karenia Teddy Menghadiri Pembukaan Sriwijaya Expo Tahun 2022
- PLH Bupati OKU Drs. H. Edward Candra, M.H., Menghadiri Acara Pelantikan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten OKU
Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten OKU Andi Prapto mengatakan dari penyuntikan Vaksin Covid-19 berdampak baik pada kesehatan. Satu diataranya yakni sakit flu dan batuk jarang menyerang tubuh.
“Tanpa disadari, bisa dirasakan, pasca mendapatkan penyuntikan vaksin sakit flu dan batuk saat ini jarang dirasakan oleh tubuh,” kata Plt. Kadinkes OKU saat dibincangi di ruang kerjanya kemarin.
Disamping itu dari sisi lain, kata Andi di masa pandemi Covid-19 kasus infeksi saluran pernapasan atau ISPA di Kabupaten OKU mengalami penurunan. Data Dinkes OKU menyebutkan di masa pandemi ini pada tahun 2019 pertama kali pandemi melanda tercatat ada 8.684 warga OKU tersesang ISPA.
“Pada tahun 2020 mengalami penurunan menjadi 5.699 kasus. Dan sampai November 2021 kemarin kembali menjadi penurunan menjadi 5.060 saja. Kita belum bisa memastikan apakah memang penurunan ini, dikarenakan banar-benar sembuh dari terinfeksi ISPA atau memang warga lebih memilih berobat sendiri tanpa ke rumah sakit atau kepuskesmas sehingga tidak terdat,” katanya.
Andi mengingatkan, bagi warga yang merasa ada gejala ISPA jangan takut untuk berobat ke rumah sakit. Yakinlah tidak semerta-merta jika batuk pilek itu tertular pandemi Covid. Pihak kesehatan pastinya memiliki alat kesehatan tersendiri untuk melakukan pemeriksaan kesehatan masyarakat.



