PLH Bupati OKU H Edward Candra, M.H., Melaksanakan Rapat Bersama Badan Intelijen Negara (BIN) Terkait Pelaksanaan Vaksinasi Booster Yang Akan Dilaksanakan Di Kab OKU
Related Articles
- PLH Bupati OKU Drs. H. Edward Candra, M.H., Menghadiri Pembukaan Kejurda E-Sport Bupati CUP Tahun 2021
- PLH Bupati OKU H. Teddy Meilwansyah., Memimpin Rapat Paparan Program dan Kegiatan Tahun Anggaran 2022 oleh Dinas Tenaga Kerja, Inspektorat, dan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten OKU
- RAPAT KOORDINASI SP4N-LAPOR!, PPID, PPID DESA, DAN KIM DISKOMINFO OKU TAHUN 2024
PLH Bupati OKU H Edward Candra, M.H., Melaksanakan Rapat Bersama Badan Intelijen Negara (BIN) Terkait Pelaksanaan Vaksinasi Booster Yang Akan Dilaksanakan Di Kab OKU. Bertempat Di Ruang Rapat Rumah Dinas Bupati OKU, Jum’at (21/01/2022).
BIN Daerah Sumatera Selatan (Sumsel), bekerja sama dengan Pemerintah Daerah (Pemda), Ogan Komering Ulu (OKU) akan menggelar Vaksinasi Booster atau pennyuntikan dosis vaksinasi tahap ke-3. Launcing vaksinasi ini dijadwalkan pada tanggal 26 Januari 2022 di Gedunung Kesenian Baturaja.
Kaposda OKU Raya, Slamet Wibowo mengatakan pihaknya kemarin sudah melakukan rapat dengan pemerintah daerah Kab OKU. Untuk pelaksanaan vaksinasi tahap tiga ini pihaknya menyiapkan dua jenis vaksinasi. Diantaranya Vaksin AstraZeneca sebanyak 950 dosis dan Vaksin Pvizer sebanyak 4226 dosis.
“Ada ribuan dosis vaksin disiapkan dan di sebar di fasilitas-fasilitas kesehatan layanan vaksinasi di wilayah OKU. Untuk launcing vaksinasi booster yang direncanakan pada tanggal 26 Januari ini disiapkan 1.000 dosis vaksin. Sisanya disebar di fasilitas-fasilitas kesehatan layanan vaksinasi,” jelasnya.
Ia mengajak masyarakat untuk melakukan vaksinasi booster yang akan diadakan. Sasarannya usia 18 tahun ke atas. Syaratnya antara lain sudah dilakukan vaksinasi tahap pertama dan ke dua. Dan jarak vaksinasi terakhir selama 6 bulan.
PLH Bupati OKU H Edward Candra, M.H., mengatakan Kabupaten OKU sudah memenuhi syarat untuk melakukan Vaksinasi Booster. Dimana sarat minimal capaian vaksin 70 persen untuk masyarakat umum dan capaian vaksin lansia 60 persen sudah terlampaui.
“Pemberian Vaksinasi Booster ini, yang diutamakan adalah Lansia dan Masyarakat dengan kondisi khusus. Vaksinasi Booster dapat diberikan bagi mereka yang sudah divaksin lengkap yakni tahap satu dan dua. Jaraknya pun harus sudah 6 bulan pasca vaksin ke dua,” katanya.
Plt. Kadinkes OKU, Andi Prapto menambahkan, Vaksin Booster sendiri merupakan vaksin lanjutan yang harus diberikan kepada masyarakat agar bisa lebih memperkuat imun tubuh mereka supaya terhindar dari penularan covid-19. Terutama yang menjadi sasaran prioritas yakni lansia yang sudah mendapat suntikan 2 kali dosis vaksin.
“Jadi warga OKU yang sudah divaksin tahap pertama dan kedua mesti melakukan vaksin booster ini lagi. Supaya kekebalan tubuhnya semakin bagus,” tegasnya.
Mengenai dosis yang akan diberikan kepada warga, Andi mengatakan, dosis yang akan diberikan kepada masyarakat hanya setengah dari dua vaksin sebelumnya. “Jadi warga tidak usah kuawatir sebab yang menyuntik vaksin adalah tenaga ahli yang bekerja dengan standar dari Kemenkes RI,” kata dia.




