OKU Termasuk Dalam 62 Kabupaten/Kota Pilot Projects Indonesia Digital Services Living Lab

diskominfo
By diskominfo November 3, 2022 19:31

OKU Termasuk Dalam 62 Kabupaten/Kota Pilot Projects Indonesia Digital Services Living Lab

Kadin Kominfo Kabupaten OKU, Priyatno Darmadi, S.Sos., M.Si menghadiri giat Rapat Kebijakan Standar Pelayanan Perkotaan Berkelanjutan. Acara di buka oleh Dirjen Administrasi Kewilayahan Kemendagri Bapak Dr. Drs. Safrizal ZA, M.Si. di Hotel Grand Mercure Kemayoran Jakarta , 1 November 2022.

Kabupaten OKU termasuk bagian dari 3 Kabupaten di Sumsel dan 62 Kabupaten/kota di Indonesia yang tergabung di Pilot Projects Indonesia Digital Services Living Lab. Dimana Pilot Projects Indonesia Digital Services Living Lab ini, merupakan bagian dari membangun ekosistem yang komprehensif dalam implementasi smart city.

Acara digagas oleh Kemendagri, KemenPan RB dan Pemkab Sumedang ini untuk meningkatkan indeks SPBE bagi 52 Kabupaten/Kota yang melakukan studi banding ke Pemkab Sumedang dan dihadirkan juga10 kabupaten/kota lainnya adalah yang terbaik dalam capaian indeks SPBE.

Kegiatan itu menghadirkan 4 narasumber untuk menyampaikan materi. Pertama Deputi Bidang Kelembagaan dan Tata laksana, Nanik Nurwati, SE., M.Si. dalam kesempatan itu juga menyampaikan bahwa penerapan SPBE untuk wujudkan layanan digital nasional dilaksanakan dengan prinsip keterpaduan dan interoperabilitas.

Dimana dalam pelaksanaannya penerapan arsitektur SPBE dgn tematik layanan berdasarkan proses bisnis sektor, Pembangunan dan pengembangan aplikasi SPBE, diarahkan menjadi platform digital yang terpadu, melalui pembentukan integrated e-Services, untuk menjadi bagian Layanan Digital Nasional.

“Terwujudnya dan operasional Layanan Digital Nasional, sebagai platform digital pemerintah berbagi pakai, diselaraskan dengan prioritas Reformasi Birokrasi Tematik (Pengentasan Kemiskinan, Pertumbuhan Ekonomi, dan Administrasi Pemerintahan),” ujarnya.

Narasumber ke-2 Ketua Dewan TIK Nasional Dr. Ing. Ilham Akbar Habibie, MBA menyampaikan bahwa SPBE merupakan tools yang bersifat top down sedangkan living lab bersifat kolaboratif dgn inisiatif yg lebih inklusif jd keterpaduan antara SPBE dan living lab yaitu saling melengkapi.

Narasumber ke-3 Sekda Pemkab Sumedang Drs. Herman Suryatman, M.Si mengenalkan platform living lab yg bertujuan untuk sharing knowledge terkait dengan peningkatan indeks SPBE.
“Untuk itu kepada 62 Kab/Kota yang hadir hari ini agar bergabung dan berkomitmen untuk dapat memanfaatkan platform ini dan bertekad utk meningkatkan indeks SPBE secara bersama-sama dan bergotong royong,” ujarnya.

Narasumber ke-4, Suyoto Chancellor United In Diversity. Pada kesempatan ini menyampaikan bahwa tantangan Transformasi Digital Indonesia adalah Hambatan terbesar transformasi TIK di Indonesia adalah kultur sektoral dan pikiran jangka pendek. Maka dari itu kalau di Indonesia, penerapan TIK bukanlah masalah teknologi, tetapi masalah change management.

“Solusinya adalah technology adoption strategy yang dirancang dengan baik berbasiskan kultur lokal dengan pilar infrastruktur, struktur, dan suprastruktur. Namun rancangan ini harus dieksekusi oleh seorang leader yang visioner, kuat, dan tangguh” ujarnya.

diskominfo
By diskominfo November 3, 2022 19:31