Gubernur Sumatera Selatan Menyerahkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Petikan dan Daftar Alokasi Transfer Ke Daerah (DA-TKD) Tahun Anggaran 2023 Kepada Satuan Kerja dan Pemerintah Daerah di Lingkup Provinsi Sumatera Selatan
Related Articles
- Polres OKU Polda Sumsel melaksanakan Sosialisasi Electronik Traffic Law Enforcement (E-TLE)
- Sekda OKU Dr. Drs. Ir. H. Achmad Tarmizi, S.E., S.H., S.T., M.T., M.Si., M.H., M.Pd., Ph.D (HC)., Menghadiri Zoom Meeting Penilaian Baseline Maturitas Penyelenggaraan SPIP Terintegrasi di Lingkungan Pemerintah Daerah Provinsi Sumsel
- Upacara Hut Otonomi Daerah Tahun 2024
Gubernur Sumatera Selatan Menyerahkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Petikan dan Daftar Alokasi Transfer Ke Daerah (DA-TKD) Tahun Anggaran 2023 Kepada Satuan Kerja dan Pemerintah Daerah di Lingkup Provinsi Sumatera Selatan Bertempat di Griya Agung Palembang (09/12/2022).
Untuk kabupaten OKU DIPA dan TKD tahun anggaran 2023 diterima langsung oleh PJ. Bupati OKU H. Teddy Meilwansyah.
Gubernur Sumsel didampingi Kakanwil DJPb Sumsel Lydia Kurniawati Christyana menyerahkan DIPA Petikan dan DA-TKD secara simbolis kepada perwakilan sepuluh Satuan Kerja dan Pemerintah Daerah
Kakanwil DJPb Sumsel Lydia Kurniawati Christyana mengatakan Alokasi DIPA secara keseluruhan di Sumatera Selatan sebesar Rp.13,9 trilyun yang tersebar pada 513 satuan kerja. Sedangkan alokasi Transfer ke Daerah (TKD) pada 18 pemerintah daerah lingkup Provinsi Sumatera Selatan sebesar Rp.29,02 trilyun.
Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mengatakan kenapa kegiatan ini dibuat acara seremonial, karena menurutnya uang dipakai oleh lembaga pemerintahan merupakan uang yang bersumber dari rakyat sehingga perlunya akuntabilitas dan transparansi kepada masyarakat.
Herman Deru menyebut bahwa anggaran yang disusun merupakan suatu stimulan guna menggerakan program pemerintahan sehingga dapat berjalannya roda perekonomian di daerah.
Disamping itu, ia mengharapkan agar realisasi anggaran tersebut berdampak langsung terhadap kepentingan masyarakat seperti peningkatan pelayanan, pembangunan insfrastruktur, dan lain sebagainya.
“Optimalisasi anggaran dapat dilakukan dengan langkah strategis dengan menyasar program yang mempunyai kebermanfaatan yang tinggi dan pembangunan yg berdampak langsung kepada masyarakat”, ungkapnya.
Turut mendampingi PJ. Bupati pada acara ini kepala Bappelitbangda, Kepala BKAD, dan Kepala dinas PUPR.
Sumber : Protokol&Komunikasi Pimpinan Setda OKU




